[BAG 2 ] Malam Pertama Pemuda yang Nikahi Nenek 82 Tahun, Itu…

Meski direstui kedua keluarga, proses pernikahan Sofyan  Lohodandel, 28 dan Martha Bate, 82 sempat terhalang. Pasalnya, masih ada pihak-pihak yang tidak setuju mereka menjalin hubungan rumah tangga karena usia mereka yang terpaut sangat jauh. Salah satunya perangkat desa asal Sofyan di Pulau Mantehage, Minahasa Utara. Karena itu, hingga kemarin, pernikahan mereka belum tercatat di Kantor Catatan Sipil Minahasa Selatan, tempat pemberkatan pasangan yang menghebohkan media sosial itu.



’’Sampai saat ini surat pengantar dari desa saya belum ditandatangani kepala desa. Tapi, kami berdua tetap berkomitmen untuk menikah karena kami saling mencintai,’’ tegas Sofyan sambil melirik istrinya.

Saat ditanya soal pengalaman malam pertama mereka, Sofyan maupun Martha hanya tersenyum malu. Keduanya tak mau menjawab. “Itu rahasia kami,” ungkap Martha diiringi tawa keduanya.

Begitu pula ketika wartawan menanyakan keinginan pasangan itu untuk memiliki momongan, keduanya tampak malu-malu untuk menjawab. Mereka hanya saling pandang.

Yang jelas, Neng –sapaan akrab Martha– mengaku sangat bersyukur karena bisa mendapatkan suami seperti Sofyan. ’Saya sering berdoa kepada Tuhan kalau butuh teman. Sudah 10 tahun saya hidup sendiri. Saya kesepian. Kemudian, Tuhan menjawab doa saya dengan memberikan Sofyan sebagai jodoh dan anugerah terindah,’’ ungkap perempuan yang 31 Maret nanti genap berusia 82 tahun itu.

Sebelumnya, kata Martha, sebenarnya ada beberapa pria yang mendekati dirinya. Namun, dia lebih memilih Sofyan. ’’Saya lebih nyaman dan sudah jatuh cinta dengan Papa Sofyan.”

Sambil tertawa, Martha juga membantah rumor bahwa keluarganya tidak setuju dengan pernikahan mereka. ’’Tadi James (anak kedua, Red) meneleponsaya. Pertama, dia tanya kabar saya. Mami sehat? Kemudian katanya, Mami hebat. Mantap. Saya kaget, tapi juga bahagia. Ternyata mereka berdua mendukung pernikahan saya dan Papa (Sofyan, Red),’ ujarnya.

Sementara itu, Magdalena Matahang, ibunda Sofyan, menyatakan bahagia atas pernikahan putra ketiganya tersebut. Magda, sapaan akrabnya, kemarin mendampingi kedua mempelai saatwawancaraberlangsung.Dialebihbanyak diam dan sesekali tersenyum.

’’Saya bahagia. Sangat bahagia. Pertama kali Sofyan menunjukkan calon istrinya, saya hanya katakan, terserah karena itu pilihanmu. Bukan kami yang pilih dan jalani,’ ungkapnya.

Oscar, kakak laki-laki Sofyan, pun mengaku senang dan bersukacita. ’’Kami sekeluarga bahagia. Sekalipun orang berkata apa, kami tetap menerima semua,’’ katanya.

Di lain pihak, salah satu tetangga Martha yang enggan namanya ditulis menyatakan, pernikahan pasangan tersebut memang belum mendapat persetujuan dari pemerintah. ’’Pasangan tersebut baru menikah secara gereja. Proses surat lainnya masih tertahan di Dinas Catatan Sipil Minsel,’’ terangnya.

Di tempat terpisah, Kepala Bagian Hukum Desa Lelema Tirza Tumober SE saat dimintai konfirmasi membenarkan adanya pernikahan pasangan tersebut. ’’Memang benar, Sofyan dan Martha sudah menjalani pemberkatan nikah di GPDI Horeb. Namun, pemerintah belum mengesahkan karena masih ada berkas yang harus dilengkapi. Pengantin pria adalah pendatang. Kami belum tahu asal usul yang bersangkutan. Belum terlalu jelas statusnya, apakah masih bujang atau sudah menikah sebelumnya,’’ tandas dia. (jesika tambajong/c10/ari)

SUMBER :  jawapos.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kakek 63 Tahun Nikahi Gadis SMA. Ternyata Karena Anu nya Mengejutkan

Mau Dinikahi Kakek Kakek, Ternyata Ini Penyebabnya, Mengejutkan. BUKAN SOAL HARTA

WOW SUNGGUH MENGGEMPARKAN: APAKAH KAMU PERNAH MINUM " INI " SEBAIKNYA BACA INI , MENYESALLAH ANDA JIKA TAK BACA ...!! TOLONG SEBARKAN INFO INI AGAR BANYAK YANG TAHU...!!!!